Masturbasi, Sebenarnya Bagus atau Tidak?

Obat Kuat dan Tahan Lama Pria Dewasa (MENSIBRO) -- Obat Herbal Menyempitkan dan Mengatasi Masalah Keputihan Vagina pada wanita (NATURAL VIE) -- Herbal Mengencangkan dan Memontokan Payudara wanita dalam 7 hari (SABUN BIEX)

Bahaya MasturbasiMasturbasi dapat diartikan sebagai rangsangan yang disengaja yang dilakukan orang baik laki-laki maupun perempuam pada organ genital yang erektil untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Istilah masturbasi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “manasturbo” yang artinya rabaan atau gesekan dengan tangan (manu).  Perlu digaris bawahi, masturbasi adalah hal yang fisiologis (normal) dan bukan merupakan hal yang patologis. Masturbasi dilakukan baik oleh pria maupun wanita, dan biasanya masturbasi ini dilakukan oleh wanita untuk mengukur sejauh mana dia mengenal rangsangan seksualnya sendiri. Hal ini bisa dimaklumi, kenapa masturbasi harus dilakukan oleh wanita karena pada wanita lebih banyak disebabkan karena dorongan seksual wanita untuk sampai ke titik orgasme butuh waktu lebih lama dibanding pria. Penelitian-penelitian mengatakan, efek positif masturbasi lebih banyak ditemukan pada wanita dan efek negatif masturbasi lebih sering ditemukan pada pria.

APA ITU MASTURBASI ? ....

Masturbasi bertujuan untuk mencari kepuasan atau melepas keinginan nafsu seksual tanpa bersenggama. Namun, masturbasi tidak memberikan kepuasan yang sesungguhnya. Berbeda dengan melakukan senggama yang dilakukan dengan orang yang berlawanan jenis. Mereka mengalami kesenangan, kebahagiaan, dan keasyikan bersama-sama. Pada masturbasi satu-satunya sumber rangsangan seksual adalah khayalan diri sendiri. Karena itulah suatu gambaran erotis akan tercipta didalam pikiran. Masturbasi sendiri merupakan rangsangan yang sbersifat lokal pada organ erektil.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa 95 persen pria dan 89 persen wanita dilaporkan pernah melakukan masturbasi. Hal ini adalah perilaku seksual pertama yang dilakukan oleh sebagian besar baik pria dan wanita, meskipun banyak juga wanita daripada pria yang telah melakukan senggama bahkan sebelum mereka pernah melakukan masturbasi.

Masturbasi sendiri memiliki keuntungan dan kekurangan. Saya disini ambil dari penelitian-penelitian yang dilakukan beberapa lembaga kesehatan diluar negeri. Nah saya bahas keuntungan dulu. Pertama pada masturbasi, orgasme lebih cepat didapatkan. Kedua masturbasi bisa memperbaiki mood. Kenapa? Dengan masturbasi, maka perhatian tidak akan teralih, dan bisa lebih terfokus tanpa perlu memastikan pasangan juga menikmati atau tidak. Masturbasi juga membantu meringankan emosi depresif karena saat masturbasi, dopamin dan epinefrin dalam tubuh meningkat. Kedua hormon ini bisa membuat mood lebih stabil. Ketiga masturbasi bisa membuat rileks dan memperbaiki stress. Keempat masturbasi dapat mengurangi nyeri haid, maupun migrain karena saat masturbasi tubuh mengeluarkan substansi yang dinamakan endorphin yang merupakan senyawa morfin alami yang dikeluarkan tubuh. Kelima, masturbasi juga bisa mencegah infeksi saluran kemih
dan serviks karena saat masturbasi proses peregangan dan penarikan lendir di leher rahim, memungkinkan untuk meningkatkan derajat keasaman (PH) dalam cairan serviks. Hal ini meningkatkan jumlah bakteri baik (flora normal) dan lebih banyak cairan berpindah dari leher rahim ke dalam introitus vagina. Lalu terakhir, masturbasi dapat mengatasi insomnia secara alami, dengan produksi hormon yang bisa melepaskan ketegangan seperti dopamin yang berfungsi memberikan kenyamanan dan produksinya meningkat ketika orgasme. Setelah itu, hormon oksitosin dan endorfin juga dilepaskan, yang efeknya membuat  seseorang merasa hangat dan tidur nyenyak.

Nah sekarang saya bahas efek masturbasi jika dilakukan secara berlebihan, masturbasi yang dilakukan berlebihan akan menimbulkan suatu hal yang namanya kompulsif atau kecanduan seks. Selain itu masturbasi yang terlalu sering dan terlalu kasar juga dapat memberikan perlecetan pada mukosa jaringan lain disekitar organ genital karena penggunaan tangan ataupun penggunaan alat. Nah sekarang, keputusan ada di tangan pembaca.

Sumber Arikel : http://kesehatan.kompasiana.com/

Popular Posts