Bercintak Itu Tidak Butuh Waktu Lama


Search Engine :
Bercinta itu tidak membutuhkan waktu lama tetapi yg penting adalh kualitas bercinta (Hubungan intim) yg berkualitas. sungguh tidak di sadari bahwa bercinta lama itu hanya membuat cape/ lelah kita dan pasangan kita. http://dwexxuty.blogspot.com/2012/09/bercintak-itu-tidak-butuh-waktu-lama.html#.UE0aOrLN9fI laukan dengan benar dan nikmatin secara detail saat bercinta kita lakukan dan yg anda  rasakan itu dalah hal yang sungguh berkualitas dalam bercinta dan di yakini anda akan merasa puas,

DwexxUTY,  Kebanyakan orang salah mengartikan bahwa seks yang baik adalah seks yang dapat berlangsung lama hingga berjam-jam, pada kenyataannya seks hanya perlu berlangsung selama beberapa menit saja. Kesalahpahaman tersebut justru akan membuat pasangan merasa kurang puas akan kehidupan seksualnya.


Para terapis seks dari Amerika dan Kanada mengadakan survei untuk mengetahui jumlah waktu ideal yang diperlukan seseorang untuk mendapatkan kenikmatan dari hubungan seks. Peserta survei juga diminta memberikan keterangan bagaimana seks yang diidamkan serta berapa waktu seks terlamanya.



Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah waktu ideal dari penetrasi hingga ejakulasi adalah 7 sampai 13 menit. Sedangkan jumlah waktu sekitar 15 sampai 30 menit dirasa terlalu lama.
Klik Link di Bawah Untuk Membaca Cerita Dewasa Lainnya


Sebelumnya, beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa fantasi seks yang diidamkan seseorang kurang lebih selama 30 menit. Tetapi berdasarkan penelitian ini, jumlah waktu hubungan seks yang ideal mungkin bergeser.



"Seseorang yang menginginkan seks berlangsung lebih lama dari 30 menit merupakan akibat dari kekecewaan diri sendiri yang dapat berakhir dengan ketidakpuasan karena tidak dapat memenuhinya," kata Eric Corty, psikolog dan penulis studi tersebut, seperti dilansir msn, Minggu (9/9/12).

Banyak orang yang merasa kurang puas dengan kehidupan seksualnya cenderung mengonsumsi obat-obatan yang dapat berakibat buruk jika digunakan oleh orang yang sebenarnya tidak memiliki masalah seksual.



Dengan diadakannya survei ini, para ahli berharap agar seseorang dapat menghilangkan fantasi-fantasi semacam itu dan berpikir lebih realistis tentang hubungan seksual untuk mencegah kekecewaan dan disfungsi seksual.



Popular Posts