Tiap Hari Bertambah 1.068 Motor dan 216 Mobil

Share
JAKARTA, DWEXXuty.bLOGsPOT.COM  - Kemacetan di Jakarta bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakatnya. Namun kian hari kemacetan di Jakarta kian menjadi, bahkan di lokasi-lokasi yang biasanya jarang mengalami kemacetan. Wajar saja, mengingat tiap hari sebanyak 1.068 motor bertambah di jalanan Jakarta.

"Itu baru sepeda motor. Belum lagi kendaraan roda empat yang tiap harinya bertambah sekitar 216 mobil," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hashim, saat paparan dalam Optimalisasi Ruang Jalan dan Penegakan UUAJ No 22 Tahun 2009, di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Kenaikan penggunaan kendaraan pribadi ini, lanjutnya, tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang hanya bertambah sekitar 0,01 persen dalam setahun. Karena itu, sudah pasti keberadaan jalan menjadi terganggu dan memunculkan kemacetan lalu lintas.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah kendaraan di Jakarta pada tahun 2007 sebanyak 5,8 juta kendaraan dengan rincian 2,2 juta mobil dan 3,6 juta motor. Pada tahun 2008, jumlah kendaraan kembali meningkat menjadi 6,3 juta kendaraan dengan rincian 2,3 juta mobil dan 4 juta motor.
Sementara pada tahun 2009, jumlah kendaraan kembali naik menjadi 6,7 juta dengan rincian 2,4 juta mobil dan 4,3 juta motor. Pada 2010, peningkatan jumlah kendaraan menembus angka 7,29 juta dengan rincian 2,56 juta mobil dan 4,73 juta motor.
"Tahun ini meningkat lagi jadi 7,34 juta kendaraan, kendaraan roda empat sebesar 2,5 juta dan kendaraan roda dua hampir 5 juta," jelasnya.
Sementara itu, anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Iskandar Abubakar mengungkapkan bahwa dengan keadaan seperti ini produksi kendaraan dan pembelian kendaraan oleh masyarakat harus mulai dibatasi. Kendati demikian, ia mengerti mengapa masyarakat lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum.
"Perbaikan kendaraan umum dan optimalisasinya harus diutamakan agar masyarakat mau berpindah untuk menggunakan kendaraan umum," ujar Iskandar.

Popular Posts